Menjadi Dirimu: Kenapa Harus Malu?

Sangat suka dengan kesimpulannya 🙂
“Tidak ada yang salah menjadi diri sendiri, selama kebaikan yang engkau cari. Tidak perlu menjadi orang lain, jika karakter santun telah engkau miliki. Tak perlu juga berkompromi dengan aturan agama yang sudah jelas terdefinisi, karena disitulah menentukan letak taat dalam hati. Terus berbuat baiklah yang menghiasi diri, niscaya kebaikan serupa akan mengiringi.”

dan ada satu bagian yang cukup menggelitik 😀
“disini kadang saya merasa orang dari negara lain bisa lebih “ngikhwah” daripada laki-laki di Indonesia *peace 😀”

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s