Menjadi Kuatlah, Semata Karena Allah

Bismillaah..

Menjadi perempuan kuat/tangguh bukan berarti (untuk) bisa hidup mandiri tanpa laki-laki
Karena laki-laki adalah partner bagi perempuan

Menjadi perempuan tangguh adalah untuk menyokong partner-nya
Karena menjadi perempuan berarti menjadi pendukung
Bagaimana bisa mendukung orang lain untuk menjadi tangguh/kuat/sukses jika diri sendiri lemah?

Maka, jadilah perempuan tangguh
Yang siap menjadi pendukung partner kehidupannya
Siap mendukung kerja-kerja perbaikan bagi sekitarnya (da’wah)

Jadilah wanita pendukung (risalah) “kenabian”

(Ust. Bendri Jaisyurrahman)

Maka, jadilah perempuan tangguh
Yang siap menjadi pendukung laki-laki di sisi(terdekat)nya
Sebagaimana Khadijah yang menjadi pendukung suaminya, Rasulullaah Muhammad saw.
Sebagaimana Fathimah yang menjadi pendukung ayahandanya, Rasulullaah Muhammad saw.
Sebagaimana Maryam yang menjadi pendukung anandanya, ‘Isa as.
Sebagaimana Asiyah yang menjadi pendukung putra angkatnya, Musa as.

Posisikanlah dirimu sebagaimana mestinya
Di manapun Allah tempatkan dirimu saat ini
Dalam peran apapun yang Allah sandangkan padamu saat ini: anak, istri, saudara perempuan, ibu, atau peran apapun bagi laki-laki di sisi(terdekat)mu

Maka, tidak ada lagi alasan untuk menjadi lemah
Menjadi kuatlah engkau karena Allah
Menjadi kuatlah engkau demi mendapat keridaan-Nya
Menuju kebahagiaan hakiki yang telah disiapkannya untukmu

Menjadi kuatlah, semata karena Allah
Dengan terus meminta dan membutuhkan-Nya
Karena tiada daya dan kekuatan melainkan dari sisi-Nya

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s