Tidak (Pernah) Bisa Membohongi Diri Sendiri

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Semoga Allah mengampuni lintasan-lintasan hati
Ketika bumi terasa sempit dan rasio tak mampu lagi membendung aliran tanya dalam hati
Semoga Allah memaafkan kealpaan diri
Ketika diri mulai mengabaikan hakikat keberadaan Illaahi

Sungguh, tak (pernah) mampu kubohongi diriku sendiri
Walau sesungguhnya Allah jauh lebih mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati

Jika pertemuan itu adalah awal sekaligus akhir, Allah Mahatahu bahwa aku belajar (banyak) dari (jejak yang ditinggalkan)nya walau sempat meliuk nyaris ambruk dalam badai pengharapan yang tidak semestinya.
Ya. Adakalanya, rasio tunduk pada buncah rasa yang kupercaya (ada saatnya) juga akan takluk kembali di bawah kendali diri. Allah bersamaku dan Allah yang akan membantuku, in syaa Allah.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s