Kapada (Cinta)-Mu Aku Kembali

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Membaca buku Letters from Turkey membuatku kembali berkaca dan merenung. Di satu sisi, aku melihat diriku dalam versi laki-laki dan disisi lain, aku menemukan semangat untuk terus menjadi perempuan seutuhnya–sebagaimana mestinya. Membacanya juga membuatku kembali menerawang masa depan, mengajakku untuk kembali menyiapkan bekal, dan membangun mimpi.

Menyenangkan sekali diizinkan mengintip sedikit kehidupan seseorang melalui buku. Meraup hikmah kehidupan yang bisa dibawa dan diambil manfaatnya. Mencoba mengaitkan satu dengan yang lainnya untuk kemudian dirangkai menjadi satu kesatuan yang utuh nan indah. Harapannya begitu. Mengamati untuk kemudian ditiru dan diadaptasi ke diri sendiri dengan memodifikasinya.

Rasanya aku kembali menemukan arti cinta. Cinta itu menguatkan. Cinta juga menggairahkan kehidupan, membuat semangat hidup menyala. Cinta adalah juga tentang kesabaran, sabar dengan keyakinan akan janji yang benar. Mesti tidak akan lepas dari yang namanya rindu, tapi tetap saja menyenangkan memilikinya. Maka, mari jalani hidup ini dengan cinta. Tentunya, (semoga segala cinta) kita muarakan pada Sang Pemilik Cinta.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s