Petualangan (/) Baru (/) Dimulai!

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahilladzii bini’matihii tatiimushshaalihaat. Sungguh, hanya karena-Nya lah segala karunia dan nikmat-Nya terasa begitu sempurna. So perfect!

Ya, sesuai judulnya yang bisa diasumsikan menjadi dua makna, kali ini saya akan menulis tentang awal dari petualangan (baru) saya. Oh ya, saya bantu baca judulnya ya, hehe. Pertama, judulnya bisa jadi begini: Petualangan / Baru Dimulai!. Atau yang kedua, bisa jadi begini: Petualangan Baru / Dimulai. Nah, tanda ‘/’ menunjukkan ada sedikit jeda saat membacanya. Semacam baca puisi. Kalau dulu sewaktu saya SD sih, tanda seperti itu artinya ada sedikit jeda saat membacanya. Kalau garis miringnya ada dua, itu baru jedanya lama. Oke, cukup itu penjelasannya sebelum melebar jauh, hihii.

Untuk judul pertama, mewakili persepsi saya yang memaknai bahwa yang dimaksud dengan ‘petualangan’ itu baru dimulai saat ini. Artinya, yang diartikan petualangan itu hanya yang dimulai saat ini. Kalau judul kedua artinya yang baru dimulai saat ini lah yang disebut petualangan baru. Itu berarti, sebelumnya sudah ada juga yang diartikan sebagai petualangan, tapi (sudah) tidak baru. Begitu kira-kira. Tidak perlu dibawa pusing, hehe.

Oh ya, saya mulai ceritanya ya. Jadi, malam ini adalah malam ke sekian (kalau bukan kedua ya ketiga, saya agak lupa, hehe) keberangkatan saya ke tanah rantau yang bertepatan dengan pertengahan bulan Qamaariyah. Itu artinya, keberangkatan saya kembali ditemani sang Rembulan yang (hampir) sempurna sinarnya. Senang rasanya. Seperti benar-benar diantar dan ditemani berangkat ke tanah rantau. Walaupun untuk kali ini sang Rembulan sempat malu-malu menampakkan dirinya dengan bersembunyi di balik gumpalan awan, akhirnya nampak kembali saat mendekati stasiun.

Satu hal lagi yang tak kalah menyenangkan adalah saya bisa merasakan kembali bagaimana rasanya diantar hampir semua anggota keluarga. Kali ini, adik saya tidak ikut karena sudah mulai belajar merantau juga walaupun masih satu wilayah kabupaten. Biasanya, cuma bapak yang mengantarkan sampai stasiun atau paling pool sama kakak juga. Yeah, this is special for me. Serasa menambah semangat lebih bagi saya untuk bekal merantau kali ini. Sampai bertemu lagi di (menjelang) wisuda Agustus nanti, Pak, Bu, mbak, dik. in syaa Allah.

Ah ya, tentang adikku yang sedang belajar jauh dari orang tua. Kali ini bapak berpesan yang tidak biasa. Bapak berpesan agar saya segera memberi kabar adik kalau sudah berangkat Depok. Bapak juga menitipkan pesan tambahan agar saya berpesan pada adik supaya rajin belajar, tidak tidur malam, dan bangun pagi. Well, saya kira ini merupakan salah satu seni komunikasi ayah dengan anaknya. Mungkin bapak sudah berpesan pada adik, tapi bapak tahu betul kalau ada sarana lain yang bisa bapak manfaatkan untuk menyampaikan pesannya (lagi), salah satunya lewat anaknya yang lain (dalam hal ini, saya misalnya), hehe. Ini sekadar persepsi saya sih, tapi saya kira ini bagus karena dengan begitu adik saya jadi mendapat pesan lebih banyak. Saya pun bisa menvariasikan pesannya dengan tetap memperhatikan inti pesannya agar diterima dengan baik. Yes, I’ve did it. Mission is accomplished! 🙂

And then, welcome to the real life (again)! Selamat datang kembali di dunia nyata (jadi, selama ini bukan dunia nyata? 😮 tidak juga :p)! Kali ini, Allah kembali memberikan kesempatan diri untuk berjuang (lebih) lagi. Mungkin ini memang sudah jadi jawaban atas kegelisahan yang sempat mampir ataupun pertanyaan yang sempat muncul. Allah Mahatahu isi hati hamba-Nya. Karena itu, untuk peluang ke sekian yang Allah berikan, semoga bisa kuoptimalkan dengan lebih melibatkan-Nya.

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah. Hasbiyallaah wa ni’mal wakiil.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s