Dating with My Hero

Bismillaah.

Sore ini, saat merenung, tetiba saya teringat dalam setiap kesempatan (momen) berdua bersama Bapak. Saya sempat berpikir, jangan-jangan setiap bapak menawari saya untuk jajan (sekadar beli es campur di tempat favorit atau makan) itu adalah usaha bapak menciptakan quality time dengan anaknya. Saya agak menyesal, beberapa kali (atau bahkan sering) saya mengatakan tidak karena memang sedang tidak ingin (berminat) jajan. Di sisi lain, saya bersyukur ada satu keterbatasan yang membuat saya lebih sering bepergian (berdua) bersama bapak dalam beberapa (banyak) urusan. Jika tidak bersama bapak, kadang bersama kakak. Saya juga bersyukur sering diajak bapak bepergian berdua untuk membantunya mengerjakan suatu urusan. Walaupun terkadang saya jadi (merasa) tidak mandiri, tapi ada kesempatan di mana saya harus (berusaha) mandiri. Saya merasa (akan tetap lebih senang) menjadi seorang bocah di mata bapak. Semoga segala kebaikan selalu melingkupi beliau. Aamiin.

Advertisements

6 thoughts on “Dating with My Hero

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s