Sedikit Tertawa, Banyak Menangis

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasanya saya (sudah) menemukan alasan (lain, tambahan) mengapa mesti banyak menangis dan sedikit tertawa. Masih sedikit, amat sedikit sekali amal yang saya lakukan atas apa yang sudah saya ilmui. Sungguh, jika bukan karena berharap ada kebaikan yang bisa tertular, mungkin saya memilih untuk terus diam. Nyatanya memang, saya masih amat sedikit sekali amal dan kebermanfaatannya. Jika bukan karena berharap ada manfaat yang bisa orang lain dapatkan dari kehadiran saya, mungkin saya sudah kehabisan alasan untuk bertahan. Astaghfirullaah. Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.
Hanya berharap Allah terus kuatkan dan mampukan diri untuk tsabat (teguh) di jalan-Nya. Hasbiyallaah..

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s