Tidak Bisa Dijernihkan Bila Tidak Jernih

بسم الله الرحمن الرحيم

Pada titik inilah aku teringat sebuah nasihat bijak yang mengatakan, sebuah teko yang berisi air putih, tak akan pernah bisa mengeluarkan susu. Bila hati kita tidak jernih, maka tulisan kita pun tidak bisa dijernih-jernihkan. Lamat-lamat aku pun teringat nasihat Kang Abik.
“Jib, hanya yang punya cahaya yang bisa memberikan cahaya.”
Kini aku mulai mengerti bahwa tidak semua orang memiliki cahaya.

(Mujib, 2009)

Adakah kita sudah memilikinya (cahaya)?

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s