“Sebaik-baik kamu…

بسم الله الرحمن الرحيم

Mari kawan, sahabat, saudaraku, kita ambil bagian dari orang yang disebut Rasulullah saw. dalam sabdanya berikut,

خير الناس أنفعهم للناس

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya (di antara kalian) untuk manusia.”

Tersebab pemberian manfaat itu sangat luas aspek jangkauan nya, maka saya bercita-cita mengambil bagian lebih di salah satu aspeknya dengan tanpa mengabaikan aspek yang lain. Tersebab saya hanyalah manusia biasa yang terbatas kemampuannya, maka saya memilih untuk mengambil salah satu aspek (saja) yang strategis di mana kebermanfaatan saya bisa tersalurkan. Maka saya bercita-cita mengambil bagian dari yang disebutkan dalam sabda Rasulullah saw. berikut,

خيركم من تعلم القرآن و علمه

“Sebaik-baik kamu adalah yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Ya, aspek tersebut adalah Al Qur’an. Di sanalah tergantung cita-cita kebermanfaatan saya. Maka ketika saya mulai lengah belajar dan mempelajari Al Qur’an, semoga saya ingat bahwa saya pernah menuliskan cita-cita saya tersebut. Agar saya malu jika saya hanya berandai-andai tanpa usaha nyata. Agar saya senantiasa memohon kepada Allah untuk terus didekatkan dengan kalam-Nya lahir batin. Bi idznillaah.

Semoga saya juga selalu ingat bahwa,

من شغله القرآن وذكري عن مسألتي أعطيته أفضل ما أعطي السائلين وفضل كلام الله على سائر الكلام كفضل الله على خلقه

“Barangsiapa sibuk dengan Al Qur’an dan dzikir karena meminta kepada-Ku maka akan Ku beri (dengan) sebaik-baik pemberian pada orang-orang yang meminta dan kelebihan kalam Allah atas kalam-kalam lainnya seperti kelebihan Allah atas makhluk-Nya.” (HR. Atturmudzi)

Semoga senantiasa terjaga juga semangat saya untuk meraih janji-Nya lewat sabda Rasulullah saw. berikut,

إقرءو القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعا لأصحابه

“Bacalah Al Qur’an, sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang memberi pertolongan pada pembacanya.” (HR. Muslim)

Maka semoga saya senantiasa bersemangat untuk memperbaiki bacaan Al Qur’an saya agar dapat memenuhi firman-Nya,

… ورتل القرءان ترتيلا

“… dan bacalah Al Qur’an dengan tartil.” (QS. Al Muzzammil ayat 4)

Wa bi idznillaah, agar saya pun dapat memenuhi apa yang disabdakan Rasulullah saw. berikut,

رينوا القرآن بأصواتكم

“Hiasilah Al Qur’an dengan suaramu.” (HR. Abu Daud dan An-Nasai)

Maka (ketika mulai saya jumpai rasa bosan, lelah, susah, ataupun payah) semoga saya selalu diingatkan bahwa Allah berfiman berulangkali dalam kalam-Nya,

ولقد يسرنا القرآن للذكر …

“Dan sungguh telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk diingat (dipelajari)… ” (QS. Al Qamar ayat 17, 22, 32, 40)

Wallaahu a’lam bishshawab, wallaahul musta’an.
Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s