“Kamu masih…

“Kamu masih cukup dengan Abi to, Nduk?”
(Nugroho, 2014)

Kalau bapak tanya semacam itu, aku jawab apa yaaa? Heheh, pertanyaan nakal.

“Cukupkan dulu dengan saya. Nanti–pada saatnya–kamu boleh memutuskan untuk menerima kehadiran laki-laki lain.”
(Nugroho, 2014)

Kalau bapak bilang begitu, sendhika dhawuh, Pak jika memang itu kehendak-Nya pula. Sejauh ini cukup kok, Pak. Cuman ya kadang-kadang, heheh, mulai nakal lagi. Tapi beneran, in syaa Allah cukup karena Allah yang Maha Mencukupi kebutuhan makhluk-Nya. Toh pun kalau butuh perlindungan, ke Allah juga mintanya, ya to? Kayak yang bapak bilang, “sing cedhak karo Allah”.
Hasbunallaah, cukuplah bagiku Allah. Allah sendiri yang akan mencukupi kebutuhanku. Begitu juga kamu, kalian, in syaa Allah.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s