Kepada Ia yang … (2)

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Kutuliskan di sini agar aku selalu ingat bahwa aku akan memperjuangkannya semampuku. Ya, semampuku, hingga Allah sendiri lah yang memberhentikan (perjuangan)ku. Aku belajar bahwa ini adalah sebuah keputuskan dan aku memutuskan untuk mengizinkannya. Karena sudah kuputuskan, maka aku akan memperjuangkannya dengan meminta pertolongan pada-Nya. Hingga Allah yang memberhentikannya. Hingga keputusan Allah yang akan menentukan apakah kuhentikan atau tidak. Kepada Ia yang (akhirnya) membuatku harus memutuskan.

Allah yang kuatkan, Allah yang mampukan. Ingat ya, Nak 🙂
Mohonlah pertolongan (hanya kepada-Nya) dengan sabar dan shalat (wasta’iinuu bishshabri washshalaah).

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s