Kuhadiahkan Untukmu…

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allaahu, yaa Allah, Engkau Yang Mahatahu apa yang aku perbuat. Engkau Yang Mahatahu apa yang ada dalam hatiku. Engkau Yang Mahatahu apa harapku.

Duhai, aku belum mampu jadi anak yang berbakti. Mungkin jika mereka tahu (semua) kelakuanku yang sebenarnya di sini, bertambah letihlah (hati, pikiran) mereka. Tapi Allah, Engkau yang mengajarkanku untuk tak putus asa dari rahmatmu. Biarkan aku percaya pada-Mu dan karena-Mu saja. Mungkin apa yang kuperbuat ini tak terlihat manfaatnya kini, belum jelas hasilnya untuk saat ini.

Engkau Mahatahu bahwa sesungguhnya ada misi (besar) yang kubawa selalu walaupun jalanku tertatih dan tersandung untuk beberapa kali. Meski kaki lemahku harus terluka. Meski jalan yang kupilih tak selalu memuaskan mereka. Bukankah Engkau tak menuntutku memuaskan semua orang? Bukankah pandangan mereka tak melulu seperti pandangan-Mu? Memang, tak semua jalan kulalui, aku hanya memilih sebagian saja. Aku tak sama seperti mereka. Do’akan saja agar Allah tetap merahmatiku meski kerjaku tak sebesar mereka. Karena yang kuharap rida-Nya, bukan rida manusia. Biar Allah (saja) yang bukakan mataku saat gelap mulai menyelimutinya. Keberadaanku di sini pun atas kehendak-Nya, bukan kehendakku. Maka, saudaraku yang baik, jika perilaku (nanti) seperti inginmu, pujilah Dia. Itu karena atas kehendak-Nya lah aku seperti itu. Jika tidak, do’akanlah semoga rida dan rahmat-Nya selalu menyelimuti setiap langkahku juga langkahmu (mesti jalan kita berbeda).

Aku takkan mencela mereka yang mencibirku karena tak (kuberi) tahu. Aku hanya akan tersenyum, ya, aku tersenyum yakin pada-Mu. Biar aku dan Engkau saja yang tahu. Biar ini jadi rahasiaku dan Engkau tentunya. Biar nanti kupersembahkan hasil yang terbaik yang mampu aku capai atas izin-Mu. Untuk mereka yang kucintai. Hadiah untuk mereka yang tak pernah lelah mencintaiku meski perilakuku sering tak sesuai keinginan mereka. Tapi sungguh, aku berperilaku seperti ini semata untuk memuliakan mereka, harapku begitu. Semoga Engkau tambahkan pahala atas setiap kebaikan yang kulakukan karena mereka telah mendidik dan merawatku dengan sangat baik. Mereka yang sabar atas setiap perilakuku yang belum mampu mereka mengerti. Semoga Engkau lapangkan dada kami untuk memahami satu sama lain. Semoga Engkau bukakan jalan kami untuk saling mengerti. Semoga sedikit demi sedikit, mereka mengerti dan aku pun paham.

Allah, Engkaulah Tuhan yang kepada-Mu bergantung segala sesuatu. (QS. Al Ikhlas 112:2)

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s