Menyebalkan dan…

Menyebalkan dan menyedihkan adalah ketika (mengetahui) ada yang mengungkapkan apa yang sebenarnya tidak ia saksikan (atau minimal tahu dari sumber primer) dan serta merta men-generalisasikan ungkapannya seolah-olah mereka yang dimaksud (disebut) sama saja.
Melegakan dan menyenangkan adalah ketika ada orang yang berani mengakui kesalahannya dan meminta maaf, berani bersikap atau berkata jujur walaupun pahit.
Setidaknya itu pelajaran bagi diri, sudahkah berlaku adil?

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

 

Sungguh, untuk kesekian kalinya diri ini jenuh dan geram dengan sikap generalisasi yang tidak berada pada tempatnya. Tentang sikap yang menuduh tanpa entah mendasarkannya pada apa. Diri ini pun sangsi apakah yang menuduh itu sudah mendapatkan persaksian dari orang yang benar atau minimal sudah menyaksikan dan mengetahuinya sendiri.

Astaghfirullaah. Mungkin diri ini khilaf. Diri ini seakan-akan tahu segalanya dan paling benar. Bukan. Bukan begitu. Diri ini hanya (maaf) muak dengan tuduhan-tuduhan yang mudah orang lontarkan akan hal-hal yang entah sebenarnya mereka tahu atau tidak, tetapi jika dilihat dari apa yang mereka lontarkan diri ini sangsi jika mereka tahu (apa yang sebenarnya).

Diri ini pernah mendapatkan cerita dan persaksian dari teman seorang teman akan apa yang dia saksikan di salah satu bagian negeri Syam. Diri ini mendengar sendiri persaksian atas apa yang selama ini diri ini hanya lihat dan baca lewat media massa (medsos, internet, berita, dll). Ada banyak hal yang sebenarnya lebih dahsyat dari yang diberitakan di media. Ada banyak fakta yang tak terungkap. Pun fakta yang sebenarnya sudah menjadi rahasia umum, tapi rahasia umum yang mengerikan. Ada apa ini?

Entahlah. Beberapa menit lalu diri ini membaca artikel yang mungkin jadi pemicu utama mengapa diri ini menulis tulisan ini. Apa yang diri ini pernah dengar dari temannya teman tadi sangat jauh berbeda dengan apa yang disebutkan di artikel tersebut. Sungguh, dalam artikel itu seolah-olah yang tertuduh semuanya salah dan digeneralisasikan. Ya Allah, sungguh hanya Allah yang Maha Adil dan Maha Bijaksana. Astaghfirullaahal’adziim.

Sungguh, hanya kepada Allah kita berlindung dan meminta pertolongan. Allah yang Mahatahu mana yang benar. Semoga Allah lindungi kita dari segala sesuatu yang menyesatkan dan menjaga kita selalu untuk berada di atas kebenaran. Aamiin.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s