Apa yang ada di…

Apa yang ada di depan mata semakin menyadarkan bahwa diri sudah tak kanak lagi. Aku bukan anak kecil lagi. Setidaknya, aku harus mulai bersikap begitu. Sudah tak ada lagi main-main. Aku sudah baligh sekian lama. Apa saja yang sudah aku lakukan semenjak masa baligh-ku itu? Tidak ada kata terlambat. Selagi ingat, maka sadarlah (mulai) saat itu juga.

Jadi terpikir, “Apa orang tuaku sudah menganggap aku dewasa?”. Rasa-rasanya di rumah masih merasa seperti anak kecil. Lain saat jauh dari rumah, sok dewasa atau mungkin belajar jadi dewasa? Padahal, seharusnya memang sudah bersikap dewasa. Hmm…

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s