Saatnya Melompat Lebih Tinggi

“Buang kacamata kuda, jangan hidup dalam hidup orang lain. Live your life! Imagine your own dream and visualize it in your mind. ”
Very nice 🙂

Ruang Sunyi

Image
Hidup itu, kalau kata pemancing ikan salmon, seperti menapakkan kaki di atas aliran sungai yang deras untuk menunggu kailmu ditarik oleh salmon yang kau nantikan. Jika kau salah menempatkan kakimu, jika pijakannya kurang kokoh di sana, niscaya kau akan terpeleset dan terseret oleh arus deras yang tak dapat kau lawan. Kemudian alirannya membawamu ke arus yang lebih deras dan dalam. 

Begitulah. Kita harus punya falsafah hidup yang jelas. Harus segera diputuskan, mau seperti apakah kita memandang dan menjalani hidup ini. Kemudian ia akan menjadi keyakinan yang mendarah daging, mengotak hati, men-tulang otot. Sehingga langkah semakin tegap. Arahnya semakin jelas. Pijakan dan sandarannya semakin kuat. 

“Kalau Hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau Kerja sekadar kerja, kera juga bekerja”, kata Buya Hamka. Hidup harus punya visi besar, mimpi besar. Yang mimpinya tak jauh dari sekadar apa yang masuk ke dalam perutnya, nilainya tak lebih dari sekadar apa yang keluar…

View original post 443 more words

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s