Setidaknya, sat…

Setidaknya, satu tabir kehidupan mulai terkuak. Yah, sepertinya saya mulai mengetahui motif di balik syarat seputar itu. Setidaknya saya mulai aware atas pengalaman berharga ini.

Subhanallaah.

Mahasuci Allah dari segala macam prasangka tidak baik hamba-Nya.

Mungkin akan ada lebih banyak tabir yang terkuak nanti. Tunggu saja. Siap-siap saja.

Kata kak Maya, “bukankah ujian kehidupan itu datang tanpa kita ketahui kapan waktunya?”

Benar. Siap siaga saja sampai senja yang mengantarkan pada sempurnanya rajutan kehidupan diri. Hingga berakhir sebagaimana diri ini berawal: fitrah.

InsyaAllah.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s