Apakah kau (ka…

Apakah kau (kalian) kira aku senang melihat kecurangan-kecurangan yang ‘terbukti’ seperti itu? Senangkah? Tapi tahukah kau (kalian) bahwa sakit dan sedihlah yang muncul pertama kali saat tahu itu. Apalagi kau (kalian) orang yang semestinya terdepan menegakkan nilai kejujuran. Apalagi kau (kalian) muslim. Mungkin untuk mereka aku tak begitu peduli jika mengabaikan nilai ini: kejujuran. Untuk kau, kita, orang-orang muslim, aku tak bisa membiarkannya begitu saja.

Benar memang, jujur itu seringkali pahit dan tak disukai.

Tapi sungguh, jujur itu membawa tenteram. Bukankah Rasulullaah saw. telah bersabda bahwasanya jujur itu membawa pada kebaikan dan kebaikan membawa kepada surga, sedangkan dusta itu membawa pada keburukan dan keburukan membawa pada neraka?

Subhanallaah.

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan agar teguh dalam agama-Nya. Hanya kepada ia kita bersandar sepenuhnya. Laa haula wa laa quwwata ilaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s