kalau fisik yan…

kalau fisik yang lapar itu gampang sekali ketahuan karena bisa menjerit (kalau perut sakit kan biasanya lisan bicara) dan refleks untuk segera makan. Beda lagi kalau batin atau jiwa yang lapar, dia gak pernah (akan) menjerit. Karena itu, perhatikanlah dia, luangkan waktu untuk memberinya makan (yang cukup).”
— kak Maya (dengan beberapa perubahan redaksi)

Bismillaahirrahmaanirraahiim.

Berharap hari ini jadi turning point (lagi) untuk menjadi jauh lebih baik ke depannya.

Jiwa ini mungkin memang sedang lapar dan perlu asupan lebih banyak. Mungkin hari ini cukup jadi menu pembuka untuk asupan-asupan selanjutnya yang mestinya jauh lebih mengenyangkan dan menyehatkan. Semoga. InsyaAllah.

Hasbunallaah wa ni’mal wakiil, ni’mal maulaa wa ni’man nashiir.

Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s