Kau sudah memil…

Kau sudah memilih jalanmu sendiri, Kawan. Silakan, silakan saja, silakan pilih jalanmu sendiri. Karena pun, kau sendiri yang bertanggung jawab atasnya, begitu pula denganku. Satu saja inginku, kita bertemu nanti di syurga-Nya Allah; melihat, menatap, dan memuji wajah-Nya. Kita janjian ya.. 🙂

Saat rindu itu tiba-tiba muncul dan terbentur kenyataan bahwa ruas jalan yang kita ambil berbeda, diri ini hanya berharap kita masih satu tujuan, satu visi, dan nantinya satu tempat berpulang dan kembali: syurga-Nya. Aamiin. InsyaAllah.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s