A: HeiB: (celi…

A: Hei
B: (celingukan, nengok) eh, Hei
A: Bacaan Al Qur’anmu bagus
B: eh???
A: Iya, beneran
B: tapi saya tidak sedang baca Al Qur’an
A: Ohh, kebetulan saya pernah dengar beberapa waktu lalu
B: kapan? (mengingat-ingat beberapa waktu belakangan)
A: mm, sekitar setahun lebih lah ya…
B: (bingung, mengingat-ingat kapan pernah baca Al Qur’an di tempat umum) benarkah? di mana?
A: di suatu masjid, kau jadi imam
B: oh (masih mengingat ingat, bingung campur heran)
A: tapi saya lupa seperti apa bacaanmu waktu itu, yang saya ingat waktu itu hanya…bacaanmu bagus, seperti imam-imam di masjid besar, sepertinya sudah belajar banyak, fasih, bisa dibilang begitu (sebenarnya ingin bilang lebih, tapi cuma bisa bilang sampai itu, itupun mungkin berlebihan)
B: ah, sepertinya berlebihan, saya kira masih banyak yang jauh lebih bagus bacaannya dari saya, saya masih perlu belajar banyak
A: … (dalam hati berkata, ‘sebenarnya aku mau dengar bacaan Al Qur’anmu lagi, tapi aku tak bisa memintanya, mungkin tak sekarang, aku tak berani’)
B: keretanya sudah datang, kamu mau ke mana?
A: oh, saya masih nunggu teman
B: saya duluan ya
A: silakan
………..

Mungkin tak kan pernah tersampaikan. Biar Allah saja yang sampaikan.

Mungkin suatu saat aku lupa, maka aku tulis saja.

Dialog Mimpi

Advertisements

5 thoughts on “A: HeiB: (celi…

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s