“Dek, kowe tapi…

“Dek, kowe tapi kaya anak terakhir ya”
(kata seorang sahabat suatu hari)

Yeah, kurasa aku tahu kenapa. Bisa saja kemungkinan (alasan) yang dikatakan sahabatku benar, tapi jauh dalam hati aku punya alasan yang tak bisa aku ceritakan. Aku memikirkannya, sungguh, perkataan itu tak seperti angin lalu, tapi masih mengendap dalam pikiranku. Sepertinya aku tahu alasannya, ada banyak hal. Aku tak kan mengungkapkannya karena bisa jadi itu hanya pembenaran atau pembelaan diri. Apapun itu, hanya Allah yang paling tahu. Dia juga yang mudah (begitu saja) mengubah sikap atau sifatku. Hanya Dia. Semoga yang terbaik (aamiin) dan kuyakin Dia Mahatahu yang terbaik.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s