“Mengapa saya tidak beke…

“Mengapa saya tidak bekerja? Bukankah saya dokter? Memang. Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu. Namun saya pikir: buat apa uang tambahan dan kepuasan batin yang barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami sendiri kehilangan kedekatan pada anak kami sendiri? Apa artinya ketambahan uang dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya timang sendiri, saya bentuk sendiri pribadinya? Anak saya akan tidak mempunyai ibu. Seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah orang tua kehilangan anak, dengan uang dan kepuasan pribadi tambahan karena bekerja? Itulah sebabnya saya memutuskan menerima hidup pas-pasan. Tiga setengah tahun kami bertiga hidup begitu.”

–Ainun Habibie pada buku A. Makmur Makka yang dikutip dalam buku Habibie & Ainun

MasyaAllah. 🙂

Begitulah seharusnya. Nikmat hubungan dan jalinan kasih karena Allah lebih baik daripada materi duniawi. Betapa beliau berdua berserah diri pada Allah swt. dalam menjalani kehidupan atas segala usaha dan kerja keras yang dilakukan seperti ditulis dalam karya B. J. Habibie: Habibie & Ainun. Terasa mereka sangat menjaga diri dari iming-iming duniawi. Wallaahu a’lam.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s