Tentang Waktu: Tweets Fuki Fasilkom UI

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Nah, Kawan. Kali ini saya mau berbagi tweets-nya Fuki yang keren nih. Hehehee..

Kali ini menyinggung soal waktu. Jeng jeng jeeng… Ini dia..

(Oh ya, aku dapat ini dari facebooknya Fuki Fasilkom Ui)

 

  • Assalamu’alaykum.. Tweeps, gimana kabarnya di hari ke 27 bln ramadhan ini? 🙂 Smg senantiasa dalam kebaikan..
  • Orang2 yang senantiasa berada dalam kebaikan adalah orang2 yang dapat memanfaatkan waktu dengan baik.. Setuju? 🙂
  • Begitu pentingnya waktu, Allah sampai beberapa kali bersumpah atas nama waktu lewat firmannya di Alquran..
  • Sebut saja di surat Al-lail, Ad-dhuha, Asy-syams, Al-ashr, dsb…
  • Hal tersebut menandakan bahwa waktu memiliki nilai yg sangat tinggi..
  • Waktu dapat membawa manusia dalam kebaikan, bisa pula membawa manusia ke keburukan.. Seperti pedang berbilah dua.. Pilih yang mana? 🙂
  • Ada juga ungkapan yang menyebutkan bahwa waktu ibarat pedang, jika kamu tidak memotongnya, niscaya pedang itu yang akan memotongmu..
  • Rasulullah jg pernah berkata; “Dua nikmat yang banyak orang rugi di dalamnya, yaitu kesehatan dan waktu luang” (al hadits).
  • Dalam hadits lain; “Pergunakan lima perkara sebelum datang lima perkara: masa mudamu sebelum masa tua, kekayaanmu sebelum kemiskinan, (cont)
  • (cont) kesehatanmu sebelum sakit, masa hidup sebelum engkau mati.” (Al Hadits).
  • Ada pula sebuah ungkapan bahwa kewajiban yg kita punya sebagai seorang muslim, lebih banyak dr waktu yg tersedia..
  • Oleh karena itu, masih bisakah kita bersantai? 🙂
  • Di bulan yg penuh berkah ini, apalagi mendekati hari2 terakhir, yuk manfaatkan sisa waktu kita sebaik mungkin 🙂
  • Perbanyak fardhu di masjid, perbanyak sholat sunnah, tilawah, dan lain sebagainya… Dekatkan diri dengan Sang Pemilik waktu..
  • Semoga kita benar2 menjadi orang yang bertaqwa selepas pesantren ramadhan kali ini.. Aamiin.
  • Sekian, semoga dapat diambil manfaaatnya..
  • Subhanakallahuma wabihamdika asyhadu anla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.

Jleb jleb jleb… Nah lho kena… Hmm, waktu itu ibarat pedang, kalau tidak kita potong, ya dia yang balik motong kita. Duh duuhh. Hmm, ayo ayo ayooo, musahabah diri nihh. Udah berapa banyak waktu yang tertebas? Udah berapa kali waktu menebas kita? Hmm, Ramadhan (tahun ini) hampir usai, sudah sampai mana kita melangkah? Sudah sejauh mana kaki ini melangkah? Targetku, apa kabar? Hmm, baiklah, masih ada beberapa yang bisa diusahakan. Lebih baik memanfaatkannya semaksimal mungkin di waktu yang sempit ini. Ayo, Kawan. Semangaaattt! 😀

Kekasihku (pantaskah aku memanggilnya kekasih? :o), Ramadhanku, maafkan aku. Ya, sebentar lagi kamu pergi. Baiklah, aku memang tak bisa mencegahmu, tapi semoga Allah mengizinkanku untuk memanfaatkanmu sebaik mungkin di penghujung waktu(mu) ini. Semoga Allah membantuku menjadi insan yang lebih baik selepas Ramadhan (ini) pergi, biidznillaah (dengan izin Allah). Semoga, hanya berharap selalu menjadi insan yang lebih baik dari waktu ke waktu sampai penghujung khusnul khatimah. Aamiin.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s