Sedang-Sedang Saja

Terkadang, aku lebih merasa nyaman merasa takut dan sedih dibanding merasa senang yang amat sangat karena aku takut tak mampu mengendalikan perasaan senang itu. Dalam takut dan sedih itu aku lebih sering merasa mudah belajar untuk selalu mengingat Allah. Dalam kesenangan, aku harus berjuang lebih keras lagi agar tidak lalai. Jadi, kurasa semestinya aku merasa senang secukupnya dan bersedih pun demikian karena ada Allah yang mengawasi dan menjagaku.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s