Aku Tahu, Kau tak Ingin Aku Bergantung pada Selain-Mu

fajar menyingsing

fajar menyingsing

Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah. Dia telah memberikan apa-apa yang dibutuhkan hamba-Nya. Kenikmatan yang sungguh luar biasa. Kenikmatan yang tak terbatas. Sayang, terkadang kita lalai dan lupa akan nikmat-Nya. Astaghfirullahal’adziim. Semoga Allah berkenan mengingatkan kita selalu.

Sungguh indah rencana-Nya. Saat Dia tak menghendaki sesuatu dari apa yang diinginkan hamba-Nya, selalu saja indah. Insyaallah. Aku yakin, Dia tidak memperkenankan apa yang aku inginkan dan usahakan karena Dia ingin aku hanya bergantung pada-Nya. Semoga. Paling tidak aku yang berharap begitu. Semoga Dia melakukannya karena Dia ingin aku hanya bergantung pada-Nya, bukan yang lainnya. Karena sejatinya hanya Dia-lah tempat bergantung segala sesuatu.

Semua apa yang aku temui, bisa jadi merekalah guruku. Guru kehidupanku. Tapi guru sejatiku hanya Satu. Dia yang banyak mengajariku segala sesuatu. Ilmu-Nya sangat luas, bahkan jika pepohonan dijadikan pena dan lautan sebagai tintanya, tidak akan cukup menuliskan semua ilmu-Nya walau ditambah sejumlah itu pula. Masyaallah laa quwwata ilaa billaah. Hanya atas kehendak-Nya sajalah segala sesuatu terjadi, tiada daya dan upaya selain karena kehendak-Nya. Mahasuci Allah dari segala prasangka hamba-hamba-Nya. Alhamdulillaahirabbil’aalamiin.

Allah, dekaplah aku. Kuatkan aku. Tegakkan jiwa dan badanku. Aamiin.

Astaghfirullaahal ‘adziim, astaghfirullaahal ‘adziim, astaghfirullaahal ‘adziim.

Laa ilaa ha illaa Anta subhaanaka innii kuntum minadzdzaalimiin.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s