Bagi Allah, Apapun itu Mudah

Tulisan yang kutemukan saat Kersos Fasilkom 2011

Tulisan yang kutemukan saat Kersos Fasilkom 2011


Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar.
Hmm, senang. Alhamdulillah.
Mungkin kata-kata yang tertulis tidak mampu mewakili apa yang saya rasakan ini. Hanya syukur yang semoga terus terucap dan teramalkan. Aamiin.
Senang memang, tapi jauh di dalam masih ada hal yang membuat saya belum puas. Bukan tidak bersyukur. InsyaAllah saya tetap bersyukur. Sungguh, segalanya mudah bagi Allah. Apapun itu. Saya masih tidak menyangka dengan apa yang saya dapatkan ini. Bertambah dengan hal yang mengganjal dan membuat saya tidak puas tadi. Mungkin sudah fitrah manusia yang tidak pernah merasa puas. Astaghfirullah. Meski simbol itu baik, tapi masih ada hal yang jauh lebih penting bagi saya. Apalah itu simbol kalau kenyataannya tidak sesuai dengan simbol itu.

Itulah hal yang mengganjal dan membuat saya merasa belum puas. Saya masih harus merealisasikannya, membuktikan apa yang sudah saya terima. Ini ujian dari Allah. Ini juga amanah dari-Nya. Allah memberikan simbol itu pada saya agar saya berhenti menjadi orang yang ‘semena-mena’ dan sesuka hati. Dia memberi saya simbol itu agar saya berusaha meyakinkan diri dan orang lain dan membuktikan bahwa yang saya dapatkan memang pantas saya dapatkan. Dia mengujiku. Ya, ini ujian darinya. Memang, mungkin tidak mudah. Namun, apa yang tidak mudah bagi-Nya? Segalanya mudah bagi-Nya. Saya hanya perlu memohon agar diberi kekuatan dan ketangguhan hati, jiwa, pikiran, dan badan agar sanggup memikul amanah ini dan mempertahankannya. Apapun pemberiannya, itulah yang terbaik dari-Nya untuk kita. InsyaAllah.

Seperti kata orang: “meningkatkan itu lebih mudah dari mempertahankan”. Ya, itu kata mereka. Kataku, “bagi Allah, apapun itu mudah!”. Itulah yang saya dapatkan dari CBT-recharge Desember kemarin. Keyakinan. Ya, itu. Namanya keyakinan. Dia hanya dimiliki oleh orang-orang yang yakin pada-Nya, yakin akan kuasa-Nya. Pelajaran yang diberikan saat itu adalah kita hanya perlu yakin, yakin pada Allah bahwa semuanya, segalanya mudah bagi-Nya. Mudah sekali. Mohonlah pada-Nya.

My Wish

My Wish

Ya Allah, Engkau Mahatahu isi hati hamba-Mu ini. Semoga Engkau berkenan mengampuni segala salah dan khilafku. Semoga Engkau senantiasa memberikan yang terbaik. Kuatkanlah punggung ini, jagalah semangat ini, teguhkan hati dan jiwa kami tetap di jalan-Mu, jalan yang Engkau ridai. Aamiin aamiin aamiin ya rabbal ‘aalamiin.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s