Bawa dan Ajak Aku ke Surga

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Jika mengingat-ingatnya, terlintas dalam pikiran, “Ya Allah, seperti apa surga itu? Seindah apakah, Allah? Aku tak sanggup membayangkannya. Imajinasiku tak sampai melukiskannya. Pasti sangat indah seperti yang Engkau gambarkan dalam kitab-Mu. Aku ingin, ya Allah. Tapi apakah aku sudah pantas? Apakah aku pantas? Sepantas apakah? Bagaimana memantaskanku untuk mendapatkan surga-Mu, Allah? Sungguh, sesekali setiap aku mengingatnya rasanya ingin cepat-cepat ada di sana. Tapi, akankah nanti aku ada di sana? pantaskah aku dengan segala kelakuanku? Pantaskah aku menghuni surga-Mu? Ya Allah, aku ingin Kau menjawab bahwa aku pantas. Tapi diri ini masih merasa kecil, masih sedikit sekali yang aku lakukan. Akupun tak tahu seberapa besar bekalku ke sana. Masih sedikit mungkin. Terkadang terlintas dalam benak dan pikiranku. Sungguh hebat mereka yang mati muda (dalam kondisi baik tentunya). Rata-rata mereka orang-orang hebat, baik, dan baik. Apakah mereka calon penghuni surga-Mu? Jika iya, aku sering berpikir dan beberapa kali sempat terlintas di benakku. Aku ingin mati muda jika itu menjaminku ke surga-Mu. Tapi, lagi lagi, apakah aku sudah pantas? Mengapa sampai sekarang aku masih ada di bumi ini, bumi yang fana ini. Ya Allah, ampuni hamba-Mu yang durhaka ini. Ampuni hamba-Mu yang selalu menuntut, selalu sekehendak hati, ya Ghaffar. Ampuni segala khilaf dan prasangkaku. Ampuni, ya Allah. Perbaiki sikapku, perbaiki kelakukanku, perhaluslah kata-kataku, perhaluslah hatiku, lembutkanlah suara dan hatiku, jernihkanlah pikiranku. Aamiin aamiin aamiin ya rabbal ‘aalamiin.”
Lagi-lagi aku harus ingat bahwa Allah tahu yang terbaik bagi hamba-Nya. Jika sekarang aku masih di sini, berarti yang terbaik memang di sini. Itu berarti Allah menghendakiku untuk mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya mumpung aku masih diberinya kesempatan. Alhamdulillah. Terima kasih, ya Allah. Semoga aku selalu ingat bahwa aku harus mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya karena aku tidak tahu kapan giliranku tiba. Semoga jika sudah waktuku dan giliranku telah tiba, bekalku sudah cukup untuk mendapatkan tiket ke surga-Nya. Aamiin.
Wahai sahabat, muslimin wal muslimah, jika kau mengenalku, bawalah aku ke surga bersamamu atau minimal ajaklah aku ke sana. Bantulah aku mendapatkan tiket ke sana. Atau kita sama-sama memperbanyak bekal untuk mendapatkan tiket ke sana. Semoga Allah memberi kita tempat di surga-Nya dan kelak Dia bersedia melihat kita di surga-Nya. Aamiin aamiin aamiin ya rabbal ‘aalamiin.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s