Jika Dia Membebaskanku

Bismillaahirrahmaanirraahiim.

Alhamdulillah wa syukurillah. Laa haula wa laa quwwata ilaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

Segala puji bagi Allah. Tiada satu kekuatan pun yang aku miliki kecuali atas kuasa-Mu.
Terima kasih Allah. Aku tak tahu apa jadinya jika Engkau tak menjagaku, jika Engkau tidak menahanku. Entah apa yang akan terjadi jika Engkau melepasku dan membebaskanku melakukan apa yang kumau, apa yang aku pikirkan dan aku ingin lakukan. Aku tak tahu apa yang akan terjadi jika Engkau tak mendamaikan hatiku, tak mengingatkanku. Aku tak akan pernah seperti ini jika Engkau tak menjagaku. Semoga Engkau senantiasa bersedia menemaniku, mengingatkanku, dan menenteramkan hatiku.
Jika aku kesal, aku bisa saja berlaku buruk pada semua orang pun pada diriku sendiri. Namun, Engkau berkehendak lain. Engkau memberiku kelemahan dan keterbatasan untuk mengungkapkan kekesalanku. Engkau telah membelokkannya. Terima kasih, Allah. Sungguh, aku bisa saja melukai semua orang pun orang-orang yang aku sayang. Namun, Engkau berkata lain. Engkau membisikkan padaku bahwa aku tak mampu melakukannya, bahwa aku pasti akan mendapat balasan setimpal jika aku melakukannya.
Saat aku sedih, aku bisa saja menunjukkan kesedihanku kepada semua orang. Aku bisa saja membagi semua kesedihanku pada semua yang ada di sekitarku. Namun, Engkau kembali menahanku, Engkau kembali melemahkanku. Aku tak mampu. Aku tak mampu meluapkan semua kesedihanku saat itu. Pun aku mampu, hanya secuil, sebatas permukaan. Setelah itu, sirna.
Jikalau masih tetap kulakukan semauku dan sesuka hatiku, itu kelemahanku. Itu khilafku, aku berlindung pada-Mu. Kumohon ampunan, yaa Ghaffar.
Aku hanya ingin mengadu pada-Mu, mengadukan apa saja–semua yang kurasakan dan kualami. Kumohon beri aku kekuatan untuk tetap menjaganya. Jika ini bukan yang terbaik menurut-Mu. Berikan yang lain yang sesuai kehendak-Mu jikalau itu yang terbaik untukku. Aku hanya memohon kekuatan dari-Mu. Aku ingin selalu bersandar pada-Mu. Ingin.
Beri aku kekuatan, beri aku kesejukan, beri aku ketenteraman qalbu.
Rabbanaa aatinaa fiddunnya hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinnaa ‘adzaabannaar.
Aamiin aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s