Indah pada Waktunya

Indah Pada Waktunya
(Roulette)

Berjuta  bunga dan duri
yang pernah tertancap di hidupku
Tak jarang hatiku terluka
nyali pun teruji oleh waktu

Tak khayal bila masa lalu
menjadi ujian dalam setiap langkahku
Mungkin kau tak mengerti betapa aku
mengharapkan cinta di hidupku

Ku takkan berpaling karena kumengerti
semua pasti indah pada waktunya
Ku tetap berlari karena ku percaya
semua pasti indah pada waktunya

Hari berlalu perputarkan waktu
ku tetap mengejar angan
Bercampur peluhku
bertanya-tanya akan masa depanku

Ku takkan berpaling karena ku mengerti
semua pasti indah pada waktunya

Ku tetap berlari karena ku percaya
semua pasti indah pada waktunya

Semua pasti indah pada waktunya
Semua pasti indah pada waktunya

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Yah, semua pasti indah pada waktunya!
Akan ada waktu di mana kita merasa bahagia atas apa yang kita miliki. Bahagia dalam hidup, merasa amat sangat bersyukur merasakan indahnya hidup. Saat-saat seperti itulah yang kita nanti kedatangannya. Saat-saat seperti itulah yang kita ingin rasakan setiap saat, bukan? Siapa yang tidak ingin bahagia? Tentu semua orang menginginkannya.

Namun, kita sendiri tahu tidak selamanya hidup itu mulus. Tidak selamanya kita berada di atas. Benar apa kata perumpamaan yang familier ini: hidup itu seperti roda yang berputar, ada kalanya kita di atas dan ada kalanya kita di bawah. Entah siapa yang pertama kali mencetuskan perumpamaan itu, tapi itu memang nyata. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semua hanya sementara. Seperti yang pernah saya dengar di suatu rekaman majelis dakwah di Bandung, hidup itu terdiri dari episode-episode. Seperti film yang berputar, kadang episode senang, sedih, datar, dan klimaks. Sedang berada di episode apakah Anda sekarang?

Kembali lagi, hidup ini akan terasa indah bila waktunya tiba. Memang, dalam hidup ini banyak yang bisa kita jadikan alasan untuk bersedih, murung, dan kecewa. Seperti yang dipaparkan dalam lagu di atas, ujian akan kenangan masa lalu, pertanyaan akan nasib di masa yang akan datang, kepenatan dan rasa bosan akan kondisi yang tak pernah berubah. Akan tetapi ingat, hal itu takkan membuatmu maju. Bolehlah barang sebentar saja kita kecewa, sakit hati, jatuh, dan terpuruk, tapi ingatlah bahwa itu hanya sementara. Segeralah bangkit dan kembali kumpulkan semangatmu.

Ingat dan camkan ini! Yang bisa mengubah kondisimu adalah dirimu sendiri. Allah pun berfirman yang kurang lebih intinya: Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, kecuali mereka mengadakan perubahan sendiri. Kondisi kita tak akan berubah jika kita hanya berdiam diri dan menunggu. Kita mesti berusaha, minimal ada kemauan dan tindakan untuk berubah. Mulailah perlahan, sedikit sendiri dan rasakan perubahan itu. Percayalah, tak lama setelah itu kau akan merasa lebih baik. Lakukan hal-hal positif yang bisa membangkitkan gairahmu kembali. Kembali ingat-ingat dan tanyakan pada dirimu sendiri! Apa tujuanmu? Apa cita-cita dan mimpimu? Bulatkan kembali tekadmu, luruskan niatmu, dan bersiaplah meraih impianmu. Insya Allah. 🙂

Keep possitive thinking!
Keep optimistic!
And. .
Keep smile, friends!
😀

Give your best and you’ll get your best. Insya Allah.

Salam 3S
SALAM SEMANGAT,
SALAM SUKSES, dan
SALAM SAHABAT!
Semangat dan sukses, Sahabatku! 😉

Jazakallahu khairan katsiraa’.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s