Tanggung Jawab

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Akhirnya, setelah hampir tiga minggu vakum postingan, sekarang saya membuat postingan baru lagi. Ini adalah pengalaman saya. Alhamdulillah.
Check it out!

Apa sih tanggung jawab itu?

Silakan dicari definisinya sendiri ya 😀

Sekedar share pengalaman saja.
Hari ini aku mendapat pelajaran dari seorang Ibu muda. Siang tadi, di sebuah bank yang cukup ternama di Indonesia, saya menemukan sesuatu yang baru. Pengalaman baru? Boleh dibilang begitu. Pelajaran baru? Itu lebih tepatnya.

Ceritanya begini:
Saat saya mengantri untuk mendapat giliran ke customer service, seperti biasa pandangan mata saya menjelajah ke mana-mana. Saat itu saya juga sedang berada dalam keadaan bimbang, resah gelisah, dan terburu-buru karena kelas OBM akan dimulai beberapa menit lagi. Padahal masih ada kurang lebih belasan atau 20 lebih antrian untuk sampai giliran saya.

Nah, saat pandangan mata saya sedang berkeliaran, saya menemukan satu hal menarik untuk diamati. Saat itu ada seorang ibu muda yang bersiap-siap membersihkan makanan ringan yang tercecer di lantai. Entah bagaimana makanan itu bisa jatuh dan tercecer di lantai saya tak tahu, saya hanya bisa menebak mungkin putra kecilnya–mungkin baru berusia dua atau tiga tahun–yang telah menumpahkannya. Saat si Ibu ini mulai membersihkan makanan ringan yang tercecer itu dengan tangan (mengambilnya dari lantai lalu membuangnya ke tempat sampah), seorang petugas bank menegurnya. Kurang lebih begini, “Sudah, Bu, tidak usah. Biar nanti dibersihkan petugas.”
Ibu itu pun menjawab dengan cerdasnya, “Tidak usah, gak papa. Biar dia (si anak) latihan tanggung jawab.”
Dia meneruskan menasihati si anak, “Ini latihan tanggung jawab ya. Adik/kakak harus latihan tanggung jawab. Kalau ngotorin sesuatu, dibersihin sendiri yaa.”

Subhanallah, sungguh luar biasa. Mahasuci Allah dengan segala ciptaan-Nya. Mahabesar Allah dengan kekuasaannya. Setelah menyaksikan kejadian tadi, saya merasa senang, bangga, bahagia, dan segala rasa serta energi positif menyalur ke dalam diri saya. Betapa Ibu muda itu peduli dan bijaksana.

Mungkin ini hanya sepenggal kisah mengenai budi baiknya. Atau mungkin ini hanya satu kisah dari berbagai macam kisah teladan yang bisa kita ambil hikmahnya. Sungguh luar biasa. Sekali lagi, saya hanya bisa berkata: Subhanallah. Mahasuci Allah dengan segala ciptaan-Nya.

Sekian cerita saya, semoga bermanfaat. Ambil hikmahnya, belajarlah yang baik-baik. Insya Allah kita akan mendapat yang baik-baik. Aamiin.

Sukron katsiraa’.

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s